Pembajakan Sofware dalam Teknologi Komputer

Kini teknologi pun berkembang begitu cepat. dari zaman tanda dan symbol hingga menjadi zaman digitalisasi. Teknologi yang sedang mengalami perkembangan pesat adalah industri computer. Hari demi hari teknologi tersebut mulai memunculkan inovasi baru, seperti internet banking, internet news, internet learning dan masih banyak lagi. Semua perkembangan dan inovasi tersebut bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan aktivitas dan memperoleh data. Akan tetapi, perkembangan teknologi tersebut ternyata menghadapi beberapa tantangan. Di antaranya adalah pembajakan software, penjiplakan secara illegal, dan masih banyak lagi. Hal ini tentu saja merugikan berbagai pihak.
Pembajakan Software
Untuk menjalankan suatu computer dibutuhkan perangkat lunak yang dinamakan Software. Software adalah sekumpulan data elektronik yang disimpan dan diatur oleh komputer, data elektronik tersebut dapat berupa program atau instruksi yang dapat menjalankan suatu perintah.

Peranan Software sangatlah penting dalam komputer. Di Indonesia jenis software sangat bervariasi. Dari yang asli hingga palsu, dari yang di punggut biaya hingga tanpa biaya sepersenpun. Menurut Businnes Software Alliance (BSA), Pembajakan adalah penyalinan atau penyebaran yang di lakukan secara tidak sah atas piranti lunak yang dilindungi oleh undang – undang. Jadi Pembajakan Software adalah setiap bentuk perbanyakan dan pemakaian software tanpa melalui ijin atau di luar dari yang telah di atur oleh Undang – Undang Hak Cipta. Berdasarkan laporan Business Software Alliance (BSA) dan International Data Corporation(IDC) dalam Annual Global Software Piracy Study 2007, Indonesia adalah negara terbesar ke-12 di dunia dengan tingkat pembajakan software

*Jenis Pembajakan Software

1. End user piracy.

Adalah proses menggandakan perangkat lunak yang dilakukan oleh individu yang tidak memiliki lisensi untuk menggandakannya.
Contohnya jika kita memiliki perangkat lunak dengan lisensi penggunaan hanya untuk satu Komputer, maka inilah yang disebut dengan end user copying. Walaupun kita telah membeli perangkat lunak asli, namun jika lisensi perangkat lunak tersebut hanya disyaratkan bagi satu Komputer, dan kita mengcopy perangkat tersebut menjadi beberapa banyak. Maka hal tersebut dapat dikategorikan sebagai pembajakan dan melanggar hukum.

2. Harddisk loading.

Hal ini terjadi ketika sebuah komputer yang telah terjual kepada pengguna yang telah  instal perangkat lunak secara tidak sah (tanpa lisensi) terlebih dahulu. Karena tanpa lisensi, maka pengguna tidak mendapatkan media pendukung (CD), buku manual atau dokumen lain yang berhubungan dengan perangkat lunak yang diinstal tersebut. Kejadian hard-disk loadingini sering dijumpai dalam penjualan paket Komputer pada beberapa tahun silam, di mana hampir setiap pengguna selalu meminta instalasi system operasi Windows saat membeli personal computer (PC).

3. Mischanneling software

Pembelian perangkat lunak dalam jumlah yang besar akan memberikan harga khusus kepada pembelinya. Seperti contohnya: Sebuah institusi yang membutuhkan sejumlah perangkat lunak untuk laboratorium komputer, dan istitusi tersebut membeli sejumlah perangkat komputer dalam jumlah yang cukup besar. Maka pihak produsen akan memberikan harga khusus. Namun, jika perangkat lunak (yang di beli dengan harga khusus tersebut) di jual ke pihak lain. Maka hal ini yang di maksud denganMischanneling Software.

4. Softlifting

Jika suatu perangkat yang memiliki lisensi untuk di gunakan maksimal sebanyak 5 komputer. Namun, kita melakukan pembajakan agar software tersebut dapat di gunakan oleh lebih dari batas yang di berikan (5 komputer).

5. Pemalsuan

Penggandaan perangkat lunak dalam skala besar, baik media atau pun kemasannya di gandakan secara tidak sah dan di jual untuk memperoleh keuntungan pribadi.

6. Downloading Ilegal

Suatu proses mendownload program komputer yang berasal dari internet. Memang terdapat Hak Cipta yang melindungi ekspresi fisik dari suatu ide misal tulisan, musik, siaran, software dan lain-lain tumbuh ketika proses penyalinan dapat dibatasi. Akan tetapi untuk saat ini sulit untuk mencegah dilakukan penyalinan tersebut sehingga usaha untuk menerapkan monopoli pada usaha kreatif menjadi tidak beralasan.

SUMBER

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s